Pages

Thursday, May 18, 2017

Menenangkan Kita

Ada dua perkara yang tidak disukai oleh kebanyakan orang, yaitu hajaran TUHAN dan ajaran TUHAN. Kata 'hajaran' berbicara tentang disiplin yang diberikan TUHAN, saat kita tidak lagi hidup seturut dengan firman Tuhan atau pimpinan Roh Kudus. Padahal, disiplin adalah salah bukti nyata, bahwa kita adalah anak-anak yang dikasihi-Nya, dan bukannya anak-anak gampang. Tujuan Allah jelas sekali, agar kita boleh belajar dan tak lagi mengulangi kebodohan yang sama, agar kita tidak menuai perkara-perkara yang buruk.

Lalu, kata 'ajaran' berbicara bagaimana kita memberikan waktu kita dengan konsisten dan kontinyu untuk belajar firman Tuhan. Ada banyak orang percaya yang kurang berminat untuk belajar firman Tuhan, agar TUHAN boleh mengajar mereka bagaimana mereka harus hidup dan melakukan berbagai hal. Padahal, Yesus telah mengajarkan, bila kita tetap dalam firman-Nya, kita akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kita dari segala macam kebodohan.

Coba renungkan, apa yang tertulis di dalam Mazmur 94:12-13, "Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu, untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik." Wow, ternyata ada tujuan yang lebih besar lagi, mengapa kita perlu bersyukur -bahkan dikatakan berbahagia, saat kita menerima hajaran TUHAN, atau kita diingatkan untuk senantiasa bertekun di dalam ajaran dan nasihat-Nya. Kita boleh tetap tenang, saat kita menghadapi hari-hari yang buruk di dalam hidup kita.

Sebab, saat hari-hari yang buruk menerpa hidup kita -apapun itu bentuknya, kita mudah kehilangan ketenangan di dalam menghadapi apa yang sedang terjadi, dan berganti dengan ketakutan, kekuatiran dan kepanikan. Tak hanya itu, kita juga cenderung tergesa-gesa di dalam bertindak, dan pada akhirnya kita pun melakukan banyak kesalahan, serta menuai sejumlah kerugian. Jadi, jelas di sini, bahwa ketenangan adalah kunci penting, agar kita boleh menghadapi hari-hari yang buruk di dalam berbagai aspek hidup kita, dan meraih kemenangan di dalam Kristus.

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." (Yesaya 30:15)

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (1 Petrus 4:7)

Ketika kita menerima hajaran TUHAN, saat langkah-langkah kita menyimpang dari firman Tuhan atau pimpinan Roh Kudus, maka kita sesungguhnya sedang dilatih-Nya untuk tidak hidup menurut daging kita, dan belajar untuk menguasai diri kita. Kita bukan hanya terlatih untuk bertindak hati-hati, tetapi juga untuk mengendalikan pikiran dan tindakan kita, agar kita boleh tetap tenang. Ini adalah perkara yang penting, saat kita menghadapi hari-hari yang buruk di dalam hidup kita. Tak hanya itu, hajaran TUHAN juga memberikan kita satu keyakinan, bahwa Allah mengasihi kita. Inilah yang memberikan kita keyakinan dan juga ketenangan, bahwa TUHAN pasti tidak akan membiarkan kita, karena Ia sungguh perduli dan sangat mengasihi kita.

Ketika kita menerima ajaran TUHAN, saat kita merenungkan firman Tuhan di dalam jam-jam pembacaan Alkitab kita, sesungguhnya kita sedang memberikan manusia rohani kita untuk dibangun oleh Dia. Kita sedang membangun iman kita di dalam Kristus begitu rupa, supaya kita boleh menghadapi hari-hari yang buruk dengan respon yang benar. Kita sedang membangun pengertian kita terhadap firman TUHAN, kasih TUHAN dan kuasa TUHAN. Tak hanya itu, saat kita menghidupi jam-jam pembacaan Alkitab kita, sesungguhnya kita sedang membangun kedekatan (keintiman) kita dengan TUHAN, dan hanya dekat Allah saja kita boleh merasa tenang, meski kita sedang menghadapi hari-hari yang buruk di dalam setiap aspek hidup kita.

Karena itu, mulai hari ini, jangan lagi kita berdukacita, tetapi berbahagialah, saat kita menerima hajaran TUHAN, waktu langkah-langkah kita menyimpang dari firman Tuhan atau pimpinan Roh Kudus. Sebab, kita tahu, bahwa semuanya itu akan mendatangkan kebaikan demi kebaikan bagi kita yang sedang dilatih-Nya. Begitu pula halnya, saat kita memberi diri untuk diajar oleh TUHAN, lewat jam-jam pembacaan Alkitab kita, lakukan dengan sukacita dan penuh gairah, dan bukan dengan hati yang terpaksa atau setengah hati. Sebab, kita juga tahu, bahwa semuanya itu akan membuahkan perkara-perkara yang baik di dalam hidup kita, bagi kita yang sedang diajar dan dilatih oleh-Nya.

Yup, hajaran dan ajaran TUHAN sungguh akan memberikan manfaat bagi hidup kita, bukan hanya untuk hari-hari ini saja, tetapi juga untuk hari-hari yang akan datang, terlebih lagi saat hari-hari yang buruk menerpa hidup kita, agar kita boleh tetap tenang, merespon dengan tepat, dan ... meraih kemenangan di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Gbu.