14 Desember 2018
Bacaan: 2
Tawarikh 31:21
Dalam
setiap usaha yang dimulainya untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk
pelaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allahnya. Semuanya
dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil.
Kita
mungkin memiliki keseriusan dan kesungguhan untuk melakukan berbagai perkara di
dalam setiap aspek hidup kita. Itu baik sekali! Tetapi, yang menjadi
pertanyaan, adakah kita senantiasa mencari Allah terlebih dahulu, sebelum kita
memulai segala perkara tersebut? Kata ‘mencari Allah’ di sini berbicara kita
meminta pimpinan Allah dan kuasa-Nya, agar kita boleh melakukan segala perkara
dengan tepat dan meraih hasil yang maksimal, sehingga segala usaha kita boleh
berhasil. Kita tidak mungkin mencari Allah
dengan segenap hati, seperti yang dilakukan
Hizkia di atas, jika kita tidak 1] memiliki tujuan untuk menyenangkan
hati Allah di dalam apapun yang kita lakukan, dan 2] menyadari sepenuhnya
bahwa kita sungguh membutuhkan Dia untuk boleh melakukan segala perkara dengan
tepat dan meraih hasil yang maksimal. Kiranya Roh Kudus boleh senantiasa menerangi
hati kita semua di dalam segala aspek hidup kita. Amin.
Kasih
karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus
menyertai kamu sekalian. 1 Korintus 13:13