Ibrani 10:35-36
Sebab itu janganlah
kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
Bro & Sis, tetap berdoa, tetap berharap dan tetap melakukan bagian kita di dalam
situasi dan kondisi yang tidak ideal –yaitu di tengah wabah virus Covid 19,
seperti yang sedang kita alami hari-hari ini, bukanlah perkara yang mudah. Kita
mungkin masih berdoa, masih berharap dan masih melakukan bagian kita, tetapi
kadar kepercayaan kita mulai merosot, seiring dengan perjalanan waktu menantikan
badai segera berlalu. Kita mulai merasa letih
untuk tetap percaya, karena kita
masih belum juga melihat titik terang, bahkan yang terlihat justru awan gelap
yang menanti di depan kita. Ketika kita mulai merasa letih untuk tetap percaya, kita pun akan mulai lesu untuk tetap berdoa, tetap berharap dan tetap melakukan bagian kita di dalam
situasi dan kondisi yang sedang kita hadapi hari-hari ini. Kita mengalami
keletihan dan kelesuan di dalam penantian kita.
Ketahuilah, mengalami keletihan dan kelesuan di dalam penantian kita
–khususnya di tengah wabah virus Covid 19 ini, merupakan perkara yang sangat wajar dan manusiawi sekali. Namun, kita tidak boleh membiarkan keletihan
dan kelesuan ini menggerogoti kehidupan kita, tetapi kita harus menaklukkan
semua itu. Karena itu, kita harus menguatkan kepercayaan kita kepada TUHAN dan firman-Nya, agar kita beroleh
kekuatan untuk tetap berdoa, tetap berharap dan tetap melakukan bagian
kita di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Sebab kita memerlukan ketekunan, supaya sesudah kita melakukan kehendak Allah –yaitu untuk tetap berdoa, tetap berharap dan tetap melakukan bagian kita, kita
memperoleh apa yang
dijanjikan itu. Bro
& Sis, ini adalah
janji firman Tuhan bagi kita semua, yang tetap bertekun untuk berdoa, berharap dan
melakukan bagian kita, hingga badai wabah Covid 19
ini berlalu dari hidup kita, keluarga kita, kota kita dan negeri kita.
Kata bertekun berbicara bahwa kita bukan hanya masih berdoa, masih
berharap dan masih melakukan bagian kita saja, tetapi berbicara kita tetap
berdoa, tetap berharap dan tetap melakukan bagian kita dengan kadar keyakinan dan kegairahan yang tetap menyala-nyala
di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu, oleh
kasih karunia TUHAN dan kekuatan Roh Kudus, marilah kita mau tetap percaya dan terus menguatkan kepercayaan kita kepada Dia dan
firman-Nya, meski badai wabah Covid 19 masih belum juga berlalu hari ini. Kita tidak boleh menjadi letih dan lesu –apalagi sampai
menyerah di dalam penantian kita, tetapi kita harus tetap bertekun, hingga kita
menerima apa yang telah dijanjikan itu, yaitu kemenangan di dalam Kristus
Yesus, Tuhan kita.
Doa saya, bahwa apa yang telah saya bagikan ini
boleh menjadi kekuatan bagi kita semua –khususnya bagi kalian yang merasa letih dan lesu saat ini,
agar kita boleh terus bertekun untuk tetap berdoa, tetap berharap dan tetap melakukan bagian kita, hingga badai
wabah virus Covid 19 ini terhalau dari hidup kita, keluarga kita, kota kita dan negeri kita.
Tuhan memberkati. Amin.