Bukan hanya dengan kamu saja aku mengikat perjanjian dan sumpah janji ini, tetapi dengan setiap orang yang ada di sini pada hari ini bersama-sama dengan kita, yang berdiri di hadapan TUHAN, Allah kita, dan juga dengan setiap orang yang tidak ada di sini pada hari ini bersama-sama dengan kita. Ulangan 29:14-15
Kata 'setiap orang yang tidak ada di sini' di dalam Alkitab versi BIMK dituliskan lebih jelas, "Perjanjian itu dengan segala kewajibannya dibuat Tuhan bukan dengan kamu saja, tetapi dengan setiap orang yang pada hari ini berdiri di sini, di hadapan Tuhan Allah kita, dan juga dengan keturunan kita di masa depan.” Hal ini menunjukkan, bahwa berkat dari perjanjian Tuhan dengan bangsa Israel tidak hanya berlaku bagi mereka yang hidup pada hari itu, tetapi juga akan berlaku hingga keturunan mereka kelak. Ini adalah perkara yang sungguh luar biasa, bahwa ternyata buah kehidupan iman kita hari-hari ini tidak hanya akan memberkati kehidupan kita hari ini, tetapi juga akan berdampak dan memberkati kehidupan anak cucu kita kelak. Keturunan kita di masa depan. Artinya, apa yang kita investasikan di dalam Kristus hari-hari ini, tak hanya kita yang akan menuai dan mengecap berkat-berkat Tuhan -yang telah disediakan-Nya bagi kita, tetapi berkat-berkat itu juga akan ikut dituai dan dikecap oleh keturunan kita kelak. Anak cucu kita.
Karena itu, tak cukup hanya kita yang perlu hidup sesuai dengan janji firman Tuhan di dalam Kristus, yaitu untuk senantiasa hidup melekat dengan Dia, bertekun dalam firman-Nya, serta hidup menurut pimpinan Roh Kudus, tetapi ... kita juga harus mengajarkan kepada anak cucu kita, agar mereka boleh tetap hidup sesuai dengan janji firman Tuhan di dalam Kristus, hingga mereka pun juga boleh ikut menerima dan mengecap berkat-berkat dari janji firman Tuhan, yang telah disediakan-Nya bagi kita. Keturunan kita tidak hanya akan menerima berkat-berkat dari janji firman Tuhan secara pribadi, tetapi mereka ikut kecipratan berkat-berkat janji firman Tuhan yang mengalir dari kehidupan iman kita di dalam Kristus Yesus.
Bapak Ibu yang terkasih, jika kita rindu supaya anak cucu kita boleh menikmati berkat janji firman Tuhan di dalam Kristus -bahkan ikut kecipratan berkat-berkat janji firman Tuhan yang mengalir dari kehidupan iman kita di dalam Kristus, kita sungguh perlu menginvestasikan waktu kita untuk mendidik mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan (Efesus 6:4), agar mereka boleh bertumbuh di dalam pengenalan akan Allah dan hidup seturut dengan janji firman Tuhan di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Tak hanya itu, kita juga perlu menjadi teladan bagi anak cucu kita, bagaimana seharusnya orang percaya itu hidup dan melakukan segala sesuatu di dalam berbagai aspek hidup mereka (1 Petrus 5:3). Inilah yang perlu kita lakukan.
Ketahuilah, bahwa kita tak bisa menyerahkan urusan kehidupan iman anak-anak kita pada institusi gereja apalagi guru Sekolah Minggu, karena ini memang tugas kita, para orang tua Kristen. Mereka hanya membantu kita, para orang tua Kristen, karena ada tertulis, "Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu." (Ulangan 6:4-9). Ini tugas kita! Inilah kebenaran yang diajarkan Alkitab. (wan)